TOP NEWS

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas mattis nisi felis, vel ullamcorper dolor. Integer iaculis nisi id nisl porta vestibulum.

Artikel

SETIALAH PADA PASANGAN ANDA AGAR TERHINDAR DARI HIV/AIDS

Telah kita ketahui bersama saat ini sudah banyak pasangan yang sudah terkena penyakit HIV/AIDS, yang disebabkan karena sering gonta ganti pasangan dan adanya dorongan kuat ingin melaksanakan hubungan seks dengan orang lain (diluar nikah).

Penyakit HIV/AIDS adalah Penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus yang biasa disebut retroviruses, suatu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan dapat menular kepada setiap orang yang sering melaksanakan hubungan seks bebas. Penyakit ini tidak bisa terdeteksi secara langsung namun akan mengalami demam terlebih dahulu selama 3 sampai 6 minggu tergantung kondisi daya tubuh.

Gejala-gejala orang yang terkena penyakit HIV/AIDS antara lain demam tinggi yang berkepanjangan, hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, mengalami diare yang kronis, berat badan menurun hingga 10% di bawah normal, infeksi jamur pada mulut dan kerongkongan, pembengkakan getah bening diseluruh tubuh, kurang ingatan, sakit kepala, respon anggota gerak lambat, sering nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki.

Penularan HIV/AIDS hanya bisa hidup dalam cairan tubuh seperti darah, cairan vagina, cairan sperma dan air susu ibu  melalui hubungan seks dengan orang yang sudah terkena HIV/AIDS, berhubungan seks  dengan gonta ganti pasangan dan tidak menggunakan alat pelindung (kondom), Tranfusi darah yang sudah tercemar virus HIV/AIDS, penggunaan jarum bersama dengan orang yang sudah terkena virus HIV/AIDS (akupuntur, jarum tattoo, dan jarum tindik). Untuk mencegah cara penularan HIV/AIDS hindari hubungan seks, gunakan kondom bila berhubungan seks, hindari penggunaan jarum suntik atau jarum tindik secara bersamaan.

Bagi para remaja yang belum menikah agar menghindari untuk melakukan hubungan seks dan katakan, “tidak” untuk melakukan hubungan seks diluar nikah, agar tidak menjadi perbincangan yang mengakibatkan malu, takut dan menyesal dikemudian hari. Tanamkan rasa malu pada diri pribadi, agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Dengan mengindari/mencegah keinginan untuk melakukan hubungan seks dengan orang lain (gonta ganti pasangan), berbuat setialah pada pasangan anda, agar keluarga bahagia sejahtera dapat terwujud. Untuk menjaga kebahagiaan dalam berumahtangga dibutuhkan adanya saling percaya terhadap pasangan masing-masing. Untuk itu marilah kita tingkatkan keimanan terhadap Tuhan YME, dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. (Wk/Cend).

0 komentar: